[ At least after few months gak pernah singgah di blog ini…akhirnya bisa posting lagi!!! ]
The hectic-est preparation in a whole one year IMO is the Mudik Lebaran…
[satu] secara ajaib, list oleh2 numpuk…
And amazingly, mudik kali ini gw ud gak megang rekor “the most consumed for oleh2” lagi…hohoho, kali ini ada Merry…
[dua] surat permohonan cuti jadi most wanted draft…
Untungnya permohonan cuti gw bisa gw masukin sebelum puasa…dan sodara-sodara, permohonan cuti gw itu [yang kata temen gw gak masuk akal soalnya ud ngelewatin jatah cuti gw tahun ini] di-approve!...ih, senangnya…
[tiga] hunt tiket murah (dan kebanyakan berakhir dengan “teriakan”, atau “kata2 indah”)
Well, terbukti lagi klo kita well prepared, things will go nice…secara duit gak abis [lagi] buat oleh2 dan cuti gw ud fix, dengan cantik nya gw bisa dapetin tiket murah…[no more mudik via jalur laut…]
14 September
Gw nyampe di rumah…trus langsung membahas TERM & CONDITION yang mesti_wajib_harus di-approve!!! Dan orang rumah dengan sangat terpaksa setuju…sip, sip, sip!!!
Ugh, Makassar sekarang ud jauh beda dengan Makassar taon2 kmaren…first impression of Makassar nowadays is gersang, tandus, kering, panas, macet!!! Saat issue yang lagi happening sekarang itu ”Global Warming”…koq sepertinya “penghijauan kota” di coret dari list pengembangan kota atau visi dan misi atau apalah namanya…
15 September
Sesuai misi mudik gw which is gw mesti bisa muas2in diri di Makassar, berangkatlah gw ke salah satu mall di kota ini…Mall Panakukang…IMO ya, Mall Panakukang ini sama dengan Mall Ambassador! Bukan dari arsitektur atau tenant2 didalamnya…karena emang beda…tapi karena Mall Panakukang dan Mall Ambassador ini sama2 accessible with taxi dengan bermodal sekitar lima belas rebu… :D *penting gak seh*
And for the first time gw nyadar…dan gw nge-approve pendapat teman gw kalau Makassarese’s dialect itu emang LUCU…*iyo tawwa…kamma anne…kamma anjo…anjoreng…antueng…lammoro’ na deh…ka’jala’ na deh*…
Being in Mall Panakukang bener2 bikin gw terkikik-kikik…
Bukan bahasanya yang bikin gw geli…gw gak sepicik itu koq…melainkan logat orang yang ngobrol disini…
Also, ibu2 sini belanjanya ada juga yang based on Sinetron *eh, ini baju yang na pake itu eh yang di Cinta dan Anugerah-ya, gammaraki tawwa…sayanna ndak ada ukuran besar na*…wakakakakakaka…
19 September
Eh…eh…eh, tau gak seeehh…taon ini gw ikut sholat Ied lagi loh…after few years gw jadi ogah ikutan sholat Ied. Dan ternyata eh ternyata, tradisi tiap lebaran itu masih dilestarikan…on my way home after Ied, nge-update status di eF Be, “Sholat Ied = Fashion Show”, ugh…can’t hold it anymore…my oh my, pemakaian Legging menjadi trend fashion kali ini…tapi eh, koq di hari yang fitri ini…di hari yang suci ini, koq ada yang lebarannya pake Mini Skirt + Legging???
Dan GW GAK LEBARAN DI KAMPUNG YA…jadi issue yang beredar di kantor itu ud out of date…!!!
21 September
ENEMY OF MY STATE datang ke rumah…as usual mau silaturahmi gitu…tapi secara TERM & CONDITION gw sebelumnya ud di-approve, so…for him, Calls being ignored, Pintu rumah dikunci…diketuk2 gak boleh ada yang nge-jawab as no one inside the house…and what’s bugging me being in Rumah Panggung made from kayu…gerak dikit bisa kedengaran bunyi papannya…so, gw harus duduk manis sambil nungguin dia nyerah trus pulang [and it took about 1 hour or so]…ugh…
Apa? Gw kejam?
Memaafkan itu lebih mulia?
Well, bukannya gw gak mau maafin dia…tapi kyknya belum saatnya sajjah…and who you are to judge me?
24 September
Ngumpul bareng teman2 SMA…gila2an…gak kerasa aj, it’s already 5 years past from that beautiful moment…and again, thanks to my approved TERM & CONDITION, gw bisa pulang larut without worrying again…wew!!!
25 September
I’m on my way to Enrekang…
At least setelah 5 taon lebih…gw nginjak kampung ini juga…
…
…night…
…
Arrgghhh…
Si ENEMY OF MY STATE datang…dia datang saat gw cuma sendirian di rumah, saat gw bener2 gak prepared-for-the-worst…LICIK, so-very-LICIK…
Gw nelpon ke abang gw hanya untuk kecewa saja...
Desperately Me : “ud dimana? *oknum N* ada disini nih…”
Abang gw : “ya sud, temenin ngobrol aj…”
Desperately Me : “ihk, ogah ah…malas…kalian baliknya kapan?
Abang gw : “balik nya belum tahu…dengerin aj dia ngobrol”
Desperately Me : “aaargghh…balik cepet, ato gw kabur dari sini…kemana aj (gertak mode ON, padahal duit cash tinggal dikit banget…trus disini gak ada ATM BCA)
Abang gw : “gak boleh gitu dong…kan dia datang baik2”
Desperately Me : … … …
Emang dia datang baik2, tapi gw kan gak ikhlas…gw gak terima baik2…ugh!
Late at night…
My mom said that she called him, and welcoming him to go to our home…
Astonishingly Me : “Eh…apa? Owh gitu ya…pada sekongkol…pada tega!!!”
Eh, anyway…si Newly-Become-Haji ENEMY OF MY STATE itu memulai obrolan dengan pertanyaan TOLOL…
“Zul, jadi pacar mu sekarang itu orang mana?”
“Lebih baik “ilmu” mu itu kamu buang saja…kenapa orang tua-nya pacar-pacar mu itu selalu meninggal?”
“Ilmu” mu buang aj…gak baik…”
Say what? Pertanyaan apa itu?
Ihk, katanya dia HAJI…katanya dia ORANG KAYA…katanya dia GURU, koq pertanyaanya se-TOLOL ituw?
Gw gak ada “ilmu-ilmu” bgituan…
Seandainya ada, gw dari jauh2 hari ud lebih kaya aj dari kamu…
I admit klo ibadah gw masih bolong2…tapi gw [belum :p ] sepicik itu buat nyari what-so-called “ilmu” itu…
27 September
Keluarga2 ud pada ngumpul…
Secara hari ini, abang gw mau lamaran [ato apalah namanya…au ah…]…
Most of them, terakhir ketemu gw waktu gw masih kuliah…waktu gw masih bergantung ke orang tua…
…and…
…ta…da…*fanfare*
Here I am now…
1. Zul, ud selse kuliah nya? UDAH…
Wow…wow…
2. Zul, ud kerja? UDAH
Wow…wow…wow…wow…wow…
3. Zul, kerjanya dimana? Jakarta
Wow…wow…wow…wow…wow…wow…wow…wow…wow…wow…wow…wow…wow…wow…
Misi gw untuk bragging di keluarga success…
Secara, di keluarga besar gw, klo blum well known…rasanya blum dianggap…gimanaaaa gitu…
But, shit…masih ada yang ngomong, “Zul, tahun depan, bawa daster ukuran S, L, sama XL yah…”
Belum juga balik ke Jakarta, ud ada yang nitip oleh2…
2 Oktober
Hari ini Ucin nikah…
Baju yang gw persiapkan sejak di Jakarta kemaren itu…
…udah mulai ngepas…
…*diam*…*sunyi*…*gw terdiam, termangu*
…arrghhhh…
Badan gw naik lagi…
Shit…setelah selama setahun ini gw berhasil menurunkan berat 23 kilo…
...kenapa naiknya cepat ajjah?...hanya dengan…
[satu] Puasa sebulan, setiap kali puasa Ramadhan selesai…PASTI naik lagi…
[dua] Balik ke Makassar, dengan homemade foods…tiga kali sehari…selama tiga minggu…
Owh my, kenapa bgitu mudah naik nya?
5 Oktober
Nyampe juga di Jakarta…
Balik juga ke Jakarta…
Repot lagi…sibuk lagi…
Zul, siap-siap-kerja under pressure-biar-bisa-turun-lagi
Sehari sebelum gue berangkat ke Bawean kmaren, gue sempetin nimbang…secara ada timbangan-lucu-terkapar-tak-berdaya disudut rumah grand big boss di Surabaya.
…was was…
…udah lama aja gak nimbang…
…ragu ragu…
…lebay…
…gue naik ke timbangannya…
[timbangannya baik baik aja ya…buang jauh2 imajinasi kalian klo pas gue naik, timbangannya meledak-jarumnya keputar terus-pernya pada keluar! So-very-much-childish…wonder pas kuliah, masih pada nonton Baby Huey! Duh, hari gini…]
…
X kg…turun 23 kilo pemirsa…hellow, 23 gitu…
…23…
…dua tiga…
…dua puluh tiga…
…twenty three…
Walaupun, penurunan ini gak kerasa…badan gue biasa2 aj tuh…toh Mpok R -browsing-chatting-facebook-friendster-bisnis 3 milyar-and photo-specialist ngomong klo gue emang udah kurusan dibanding waktu gue kuliah dulu…
[kalau kalian mikir klo timbangannya emang rusak…kalian salah besar…soalnya teman yang lain pada ikut nimbang juga…dan approved, timbangannya normal!]
…cihuy lagi ah…
…gue makin yakin klo emang tulang gue gede…
[ngarep]
…
Three weeks later…
…
Di Bawean ada PIC baru dari XL…mau nge-test dan re-ATP perangkat dan link…[kurang kerjaan aja deh].
Shorter than me, and most of all…tipe-hamil. By tipe-hamil, I mean a big guy yang bagian tubuh nya yang paling menonjol itu perutnya…maju…[dan catet lagi, gue…walaupun gue besar…tapi gue bukan tipe-hamil…]
Lanjut, ntah basa basi atau apa…dia nanya…
L : “mas, beratnya berapa mas ?”
Z : [dengan bangga…] “x kilo mas…”
L : “hmmm, saya ini y kilo loh mas…”
Z : [gue butuh waktu yang cukup lama untuk memproses kalimat yang baru gue dengar…and…say whaaaaaaaaaat ??? gak salah tuh? 6 kilos lighter than me? Bullshit, nimbang dimana tuh? Merek timbangannya apa? Pasti bukan timbangan dengan merek yang sama yang gue pake kmaren…Mendingan gue kemana-mana…bukan tipe-hamil pula!] “…owh…”
L : “hati2 loh mas…saya juga dulu gini…gitu…sampai istri saya…gini…gitu…”
[by that moment, yang kedengaran di telinga gue itu cuma bla…bla…bla…aja, udah gak bisa berfikir lagi…]
KEJAMNYA DUNIA…
…
A month later @ Office Jakarta, balik ke dunia Online…
In eFBe…after uploading new profile photo
Chicks : “…zul, kamu kurusan y? Caranya gimana? Pas dapat kerja, koq saya malah jadi gemukan?!?”
Hilda : “...btw kuruSan niH pak!”
K’ D : “…oh ya...dr pic mu mm kliatan kurusan”
…aaahhh, bahagianyaaaa….
Zul, SHOCKED-but happy !!!
One thing I love about Facebook was and will be the personality test…
And most of all…hasilnya…gue itu :
[satu] introvert, well ini mungkin karena proses “pingit” yang gue alamin selama belasan tahun…honestly, issue gue tentang ketidakmampuan gue bersosialisasi dengan mudah…I’ll blame my parents for not having me spending my time with my neighborhoods. “Gak boleh keluar rumah selain untuk ke sekolah” have made me an introvert. Jadi jangan salah sangka klo gue gak negur2…bukan karena gue sombong…really…it’s because I don’t know what to say and most of all, I DON’T HAVE THAT COURAGE to do the basa-basi stuffs…and that’s perhaps why I hate basa basi. But, also because of that…I’m not that infected with the local dialect from my neighborhood [hellow, gunakan huruf “g” pada tempat yang semestinya, bedakan “e” dan “é”]…which makes me easier to talk and to write in Indonesian in EYD stuffs. And I hope this make up for it.
In YM with my old friend:
A : “You know, you have that gift…to easily arranging a words. In old days, saya selalu mikir klo kamu itu bakal kuliah di fakultas HI…ato kerja di bagian Public Relationship Department, tapi ya itu…bawaannya kamu yang gak bisa bersosialisasi itu yang bikin masalah…Roughly it’s like BANCI TAMPIL yang DEMAM PANGGUNG, kombinasi yang somewhat gak klop banget”
Z : “Thanks for the metaphor…”
A : “Well thank you…but as I typed…kan “roughly”…
Z : “Iya sih…”
A : “Else more, an introvert itu gak cocok buat jadi spokesperson…believe me!”
Z : “…”
A : “You just need a guts to do it…”
Z : “You tell me…”
[dua] skeptic, yeah…I don’t really know why I’m having this trait…but probably it was my anxious trait that has been evolved…huh, named it…skeptic-to-be-anxious trait? But, this trait is the one that holding me back…scared me to make a move…scared of a life after I realize that some part of life is a reformed-reformatted-gambles. IMO
[tiga] materialistic…what else do you call for a person who love money? Come on, hari gini…buka mata dong…i need money, you need money, we all need money, but more than "need"...gue udah nyampe ditahap "love"...parah!
[empat] caring, loving, sensitive, emotional …don’t need to BRAG about these…
Zul, i love personality test
Belakangan ini ada yang selalu bikin gue gondok…
Bukan..bukan masalah kerjaan [well, emang ada masalah dikit…tapi sepele banget]
Bukan jg masalah politik…hellow, ngapain jg gue ngurusin siapa mau koalisi sama siapa [penting g sih?!?]
Tapi eh Tapi…
See…
Yang biasanya koneksi di tempat gue itu sekitar 600kbps [standar ADSL 500kbps kan?]…eh, koq jadi 9 kbps, moreover gw cek koneksi nya pas malam, menjelang jam 10…klo malam kan biasanya internet lebih cepat…tapi koq?
Pihak speedy nya ngomong kalau mereka lagi ngadakan penambahan perangkat, jadi mau tidak mau kecepatan koneksi menurun saat mereka mulai bekerja which is afternoon-to-evening gitu…
…
Tapi, hellow…kecepatan koneksi nya drop dari pagi om, bisa sampai malam jg! And it happens for more than 2 weeks! Please deh ah…
Mau gak mau, klo koneksi anjlok semua jadi berantakan…
[satu] Game online jadi sering lelet…dikit2 lag, terputus dari server atau bahkan tidak dapat terhubung ke server.
[dua] Update lagu2 baru makin susah…ud dibantu pakai IDM juga tetep aj lelet [untung klo gak putus…]
[tiga] Baca komik makin jarang…jadi males klo mau baca komik online tapi tiap halaman loading nya kayak keong!
[empat] Makin jarang baca2 di wiki ato baca2 blog…
[lima] Incoming and Outgoing mail tersendat2 [catet y, gue tetap kerja y!]
Kata om2 speedy nya sih, hari ini maintenance dan penambahan perangkat nya selse…tapi koq sampai siang ini tetep lelet?
KEJAMNYA DUNIA…
OH MAMA…OH PAPA
Zul, ngumpulin bensin buat persiapan bakar2 kantor speedy!
Gw rasa, gw udah terlalu keras pada diri gw sendiri,
…mungkin ud saatnya gw mengakhiri kebodohan ini
…meruntuhkan dinding ego yang gw kokohkan selama ini…
…dan membuka mata gw, untuk menyadari…
…Zul, You’re blessed…You’re life was and will always be wonderful…you ARE, darlin’…
Yeah, saat nya gw berubah,,,dan gw gak butuh waktu lama untuk menyadari kalau…
Seandainya gw lulus di tempat lain dan akhirnya gw gak kuliah di politeknik ituw, gw gak bakal tahu masalah telekomunikasi…Sistem Komunikasi Data, Sistem Pemrosesan Sinyal, Sistem Komunikasi Satelit, Sistem Komunikasi Bergerak, Jaringan Komunikasi Data, Microprocessor dan Interface, Antena dan Propagasi…named it!
Most of all, gw gak bakal mengenal teman2 gw…and my-very-late-wildest-dream-yang-rada-lebay which is masuk dalam tim paduan suara [helow…gw gitu…] mungkin gak tercapai…dan mungkin sampai sekarang gw gak tau klo suara gw itu masuk di TENOR…[perlukah gw menjerit-memekik-melengking buat ngebuktiin ituw?]
Seandainya gw gak pindah ke Jakarta,…
…
Au ah, secara emang fasilitas di Jakarta lebih lengkap dibanding Makassar, and need I mention that I’m a Techno-freaks?
Else, klo gw gak pindah…move aboard…gw blum bisa mandiri kayaknya!
Seandainya gw gak kerja di perusahaan ini…
Gw gak bakal tahu gimana excitement tiap kali kerja di site ato pas datang ke kantor costumer [walau cuma buat ngambil kunci site…wakakakakakka]
Darimana gw dapet fasilitas MIDDLE-TO-HIGH-SPEED-FREE-INTERNET CONNECTION 24 / 7 ?
And suddenly these question pops out…
1. Pernahkah kalian rasakan kerja dari jam 8 pagi sampai jam 7 esok hari, ngejagain link 5 site yang lagi diuji?
2. Pernahkah kalian rasakan bagaimana rasanya nahan “panggilan alam” sementara kalian di ruangan super dingin?
3. Pernahkah kalian menanggung beban mental kalau2 karena kalian terjadi jatuh traffic?
4. Pernahkah kalian rasakan kebahagiaan dan kebanggaan saat link yang kalian kerjakan telah terhubung?
5. Pernahkah kalian rasakan kebanggaan, “link daerah itu, gw ikut ngerjain lowh..”?
Gw pernah…dan karena itu lah yang akhirnya membuat gw sepantasnya bersyukur…
Tapi kenapa? Kenapa baru sekarang gw sadari?
Kenapa selama ini gw harus berada di lingkaran envy-sana-envy-sini?
They have better salary than me…tapi mereka gak ngerasakan hal yang sama kan?
Dan gak menutup kemungkinan kalau dalam beberapa bulan [atau tahun…sigh] lagi, gw bisa berpenghasilan yang sama dengan mereka!
Then why should I did the never-ended-complaining?
Toh gw emang berada di jalur yang berbeda dengan mereka…jadi ingat dengan kata opa2 di Singapore ituw…
“You and Your friends walk towards together, but on a different track”…quote aneh itu baru gw sadari sekarang…
“I am what I am today, because all the fault and wrong turns that I’ve taken before”
Zul, the time has come!
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda